Sistem Informasi Manajemen PT. Telekomunikasi Indonesia

Sebelumnya ane mau sharing lagi kepada para pembaca tentang perusahaan Telkom Indonesia. PT Telkom merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara atau BUMN, karena hampir sebagian besar saham perusahaan ini dimiliki Pemerintah Republik Indonesia. PT Telkom ini bergerak di bidang pelayanan jasa telekomunikasi.

Oke, salah satu yang ingin ane kasih tau kepada para pembaca sekalian adalah mengenai Sistem Informasi Manajemen (SIM) yang ada di PT. Telkom Indonesia, Tbk. Seperti apa sih Sistem Informasi Manajemen yang dijalankan di PT Telkom Indonesia, berikut ulasannya...

Sistem Informasi Manajemen yang dijalankan oleh TELKOM adalah SAP R/3.

1. Mengaktifkan Program SAP.
a. Agar User dapat mengoperasikan program SAP R/3, maka pada komputer yang bersangkutan harus telah terinstal program client untuk SAP, dan hal ini dapat diketahui bila pada layar monitor telah mncul icon SAP Logon.

b. Double klik di icon SAP Logon dengan menggunakan mouse, tunggu sejenak hingga muncul kotak segi empat.

c. Klik pada tulisan Logon yang terdapat dipojok kanan atas, tunggu sejenak hingga muncul permintaan untuk mengisi user dan password.

d. Isi User dan Password sesuai dengan user dan password yang telah diberikan kemudian enter.

e. Bila ingin mengganti password, setelah isi user dan password klik new password yang terdapat di pojok kiri atas, dibawah tools bar (hanya password saja yang bisa diganti dan untuk masuk ke program SAP diwaktu mendatang gunakan password yang baru tersebut), password hanya bisa diganti satu kali dalam waktu satu hari.

f. Muncul menu SAP sesuai dengan otorisasi yang telah diberikan melalui user profile.

g. Selanjutnya program Sap sudah bisa digunakan.

2. Pengoperasian SAP R/3 dengan menggunakan lebih dari satu screen (layar).

SAP R/3 membantu user untuk bekerja pada screen yang berbeda dengan kegiatan yang berbeda, seperti satu screen untuk mendisplay, dan satu screen untuk menginput. SAP R/3 menyediakan maksimum 6 (enam) screen yang dapat dibuka oleh satu user, dengan cara (user sudah berada di menu SAP) klik icon matahari (berwarna kuning) yang terdapat di tools bar menu SAP dan tunggu sejenak hingga muncul lagi tampilan screen yang berisi menu SAP yang sama dengan screen yang pertama.

3. Fungsi Tombol Key Board dan Mouse untuk pengoperasian Modul SAP R/3

F1 = Digunakan sebagai fasilitas help, termasuk didalamnya bila user ingin mengetahui apa manfaat dari field-field yang terdapat dai model input yang hendak diisi saat melakukan entry transaksi.

Cara menggunakan tombol F1 adalah lertakkan cursor di field yang hendak diketahui, kemudian tekan tombol F1, maka akan terlihat penjelasan dari field tersebut.

Mouse = Pengoperasian Modul SAP R/3 lebih banyak menggunakan mouse, dimulai saat masuk ke program untuk transaksi sampai memindakan cursor dari satu field ke field yang lain saat hendak melakukan entry transsaksi.

Enter = Enter hanya digunakan untuk menyatakan bahwa apa yang diminta oleh program sudah terpenuhi seluruhnya, misalnya saat user melakukan entry transaksi, seluruh field-field yang diwajibkan untuk dientry sudah dientry semua baru boleh menekan tombol enter. Apabila field-field belum lengkap diisi, user sudah menekan enter, dapat saja terjadi user harus membatalkan entryan tersebut karena program sudah memblock field-field yang harus diisi.

TAB = Tombol TAB digunakan untuk memindahkan cursor dari satu field ke field yang lain.

4. Cara Log OFF dari SAP

Ada beberapa cara Log Off dari SAP pada kondisi user berada di menu SAP yaitu :

a. Cara Pertama, klik tanda silang yang terdapat dipojok kanan atas.

b. Cara Kedua, klik system yang terdapat di tools bar, dan pilih log off.

c. Cara Ketiga ketik “/nend or/next di depat tanda V (hijau) pojok kanan atas dan enter.

d. Cara Keempat, klik icon yang mempunyai tanda panah ke arah atas dengan lingkaran berwarna kuning.

5. Cara memilih menu untuk transaksi.

Dapat dilakukan beberapa cara yaitu :

a. Memilih menu melalui folder yang telah disediakan sehingga sampai pada menu terakhir yang dikehendaki (melalui menu path) lalu double klik di menu tersebut atau

b. Mengetik transaction code (disingkat T.code) di kolom isian yang terdapat didepan tanda “ V “ (warna hijau) dengan cara “/O……(isi T.code) lalu enter

c. Transaction code merupakan code program yang terdapat untuk setiap menu path.

6. Cara menyimpan file laporan di PC (Excel)

Dalam kondisi berada di screen laporan, pada tols bar, pilih “System – List – Save dan tentukan sendiri file tersebut mau disimpan dimana dan dalam bentuk apa.

7. Cara mencetak laporan di printer.

Biasanya saat dilakukan install SAP R/3 di Client, bersamaan pula dilakukan setting untuk cetak laporan di printer secara on line, namun bila belum dilakukan setting, SAP R/3 menyediakan fasilitas juga untuk melakukan cetak laporan melalui local printer atas printer yang terhubung dengan PC dengan cara :

a. Ketika berada di screen laporan, klik icon printer yang terdapat di tools bar.

b. Ketika berada di screen untuk print, pada output device ketik “LOCL”

c. Pada Spool Option ada pilihan yaitu :

1) Print Immediately : artinya file laporan yang ada ditampilan screen langsung diprint.

2) Delete after output : artinya setelah diprint spoolnya dihapus (spool = file temporary hasil output laporan yang dicreate ketika user menampilkan laporan di screen).

3) New spool request : artinya membuat spool baru setiap mau diprint.

Pelatihan / Training Need Analysis (TNAOnline).

Aplikasi Online disediakan bagi karyawan Telkom untuk merencanakan pelatihan yang diinginkan oleh seiap karyawan. Hal ini dlaksanakan dengan pertimbangan bahwa:

- Setiap karyawan lebih tahu kekurangan dan kelemahannya sendiri.

- Setiap karyawan lebih tahu apa yang dibutuhkannya.

- Ikut merencanakan, motivasi belajar lebih besar.

- Terjadi komunikasi antara karyawan, personil SDM dan Penyelenggara Pelatihan.

Login Aplikasi TNA Online.

Aplikasi TNA Online dapat diakses dengan langkah-langkah sebagai berikut :

1. Akses ke http://portal.telkom.co.id. Isi user name dan password POINT

2. Pilih SubMenu TRAINING (Bagian dari Menu Employee Self Service)

3. Pilih Menu Training (arahkan cursor di atas menu Training)

Modul-Modul TNA Online.

1. Modul Training Need

Modul Training Need adalah modul untuk merencanakan kebutuhan pelatihan masing-masing karyawan untuk program pelatihan selama satu tahun.

Berikut gambar bisnis proses Modul TNA.

2. Modul Penyelenggaraan Training.

Modul Penyelenggaraan Training adalah modul untuk menyelenggarakan pelatihan. Dimulai dari persiapan jenis pelatihan yang akan diselenggarakan, pendefinisian peserta pelatihan, pemanggilan, sampai konfirmasi peserta.

3. Modul Evaluasi

Modul Evaluasi adalah modul untuk melakukan evaluasi terhadap kehadiran peserta, kualitas penyelenggaraan training, dan efektivitas training dikaitkan tujuan organisasi.

Modul Training Need Analysis.

1. Membuat Usulan Training.

Masuk ke Modul Training Need dan Klik Menu Usulan.

Akan muncul tampilan dengan dua bagian besar. Di bagian kiri adalah “Available Training” sedangkan di bagian kanan adalah “My Training”

Available Training adalah jenis pelatihan yang bisa dipilih untuk diusulkan.

My Training adalah daftar usulan yang telah dipilih.

Untuk mengusulkan training, harus dilakukan dengan langkah langkah :

1) Pilih Jenis Training.

2) Pilih Stream

3) Pilih Kompetensi

4) Pilih Nama Pelatihan

5) Jilka pelatihan yang kita inginkan tidak ada di list, kita bisa menembahnya dengan meng-klik tulisan : Add Katalog

6) Pilih metode yang diinginkan

7) Pilih Link ke Action Plan (untuk menentukan action plan mana yang mendukung pelatihan tersebut.

8) Klik “Add to My Training” (untuk mengusulkan pelatihan tersebut).

Catatan :

Ø Metoda dan Link ke Action Plan harus diisi

Ø Action Plan diinputkan oleh Manager lewat menu I Action Plan I

Ø Jenis Pelatihan yang telah kita usulkan dapat dilihat di bagian “My Training”

2. Mengedit Usulan Training.

Jika usulan yang telah dipilih akan diubah, maka dilakukan dengan langkah langkah :

a) Pilih Jenis Pelatihan di Bagian My Training (bisa lebih dari satu) (1)

b) Klik tombol “Delete from My Training” (2)

c) Lakukan kembali langkah-langkah “Membuat Usulan Training” untuk mengganti pelatihan yang telah di-delete.

Catatan :

Pelatihan yang bisa di-delete hanya pelatihan yang berstatus “InProgres”

Tips :

Ø Tekan Control dan Klik Jenis Pelkatihan untuk memilih lebih dari satu pelatihan yang tidak berurutan.

Ø Tekan Shift dan Klik Jenis Pelatihan untuk memilih lebih dari satu pelatihan yang berurutan.

3. Menambah Katalog.

Untuk menambah pelatihan yang tidak ada di katalog, dapat dilakukan dengan langkah-langkah :

1) Klik tulisan Add Katalog pada saat mengusulkan training. (Lihat langkah mengusulkan training).

2) Masukkan nama pelatihan yang diinginkan. (1)

3) Inputkan Uraian dari pelatihan tersebut. (2)

4) Pilih Proficiency Level dari pelatihan tersebut. (3)

5) Ketikkan Durasi dari pelatihan tersebut. (4)

6) Ketikkan nama Vendor. (5)

7) Klik Tombol “Add to Katalog” (6), atau klik “Cancel” (7) untuk membatalkan.

Catatan :

Ø Tulisan Add Katalog hanya muncul setelah memilih jenis kompetensi.

Aplikasi Sasaran Kerja Individu (SKI Online).

Tentang Aplikasi SKI Online.

Aplikasi SKI Online merupakan salah satu pengimplementasian aplikasi paperless office dan Workflow System yang mengubah data-data hardcopy kedalam bentuk softcopy. Cara kerja dari aplikasi SKI Online ini adalah dengan menggunakan media Aplikasi berbasis WEB, yang berfungsi untuk melakukan input/ mamasukkan data data hardcopy berupa data dokumen SKI, NKI, atau Laporan Berkala. Dokumen-dokumen ini nantinya akan mengikuti suatu alur proses kerja yang telah ditentukan. Dokumen akan terkirim kepada penilai 1 dan kemudian penilai 2, Alur proses dari dokumen-dokumen ini secara transparan dapat diamati dan dilihat oleh seluruh karyawan yang terlibat dalam proses tersebut.

Keuntungan Aplikasi SKI Online.

Dengan adanya aplikasi SKI Online, seluruh dokumen dapat diamati oleh setiap karyawan. Sehingga setiap karyawan dapat melihat kegiatan penyusunan dokumen-dokumen bawahan atau atasannya. Keuntungan lainnya adalah proses pembuatan Dokumen SKI, NKI, ataupun Laporan Berkala dapat dilakukan dengan waktu lebih cepat. Dengan aplikasi ini dimungkinkan setiap data yang dimasukkan atau diinputkan oleh seluruh karyawan dapat ter-arsip dengan baik. Kemudian untuk pengguna dari bidang SDM dapat melakukan proses pencarian data karyawan dengan cepat, mudah dan dapat mencetak dokumen SKI atau NKI karyawan yang diinginkan’

Keamanan Aplikasi SKI Online.

Aplikasi SKI Online menjamin keamanan dokumen dengan pembatasan/ personalisasi akses untuk setiap pengguna Aplikasi. Hal ini dimungkinkan dengan penggunaan Sistem Operasi Windows 2000 Server (metoda NTFS – Network File System) dan DataBase Server menggunakan Oracle 8.0. Disamping itu, tidak semua pengguna dapat mengupdate isi dokumen-dokumen Aplikasi SKI Online, kecuali Administrator. Administrator memiliki privilage yang tertinggi dalam aplikasi ini.

FASILITAS INTERNET UNTUK MENUNJANG PEKERJAAN

Adapun fasilitas internet yang digunakan di PT TELKOM untuk menunjang pekerjaan setiap karyawan adalah Model Internet Portal, dimana di dalam fasilitas ini telah tersedia :

1. News, yaitu fasilitas yang berisi tentang informasi Teknologi, Telekomunikasi, Bisnis, Ekonomi/ Umum, Info Pendidikan, Iklan dsb.
2. Link, yaitu fasilitas yang bisa menghubungkan antara Unit Bisnis PT TELKOM di satu tempat dengan Unit Bisnis PT TELKOM di tempat lain di seluruh Indonesia.
3. Product, yaitu fasilitas yang dapat memberikan informasi tentang produk PT TELKOM dan Telkomsel seperti Telepon, TelkomFlexi, Telkom Teleconference, Kartu Halo, Telkomsel Siaga dan lain-lain.
4. FAQ (Forum Ask Question) dimana dengan fasilitas ini para pegawai dapat saling bertanya-jawab tentang ilmu pengetahuan, kepegawaian, keuangan, hukum, ekonomi, pendidikan atau masalah-masalah yang berkaitan dengan pekerjaan di setiap Unit Bisnis dan lain-lain.
5. Helpdesk, fasilitas yang dapat membantu memberikan informasi yang dibutuhkan.
6. KA301, yang ditujukan untuk menampung pengaduan yang terkait dengan isu berkenaan akuntansi. Pelayanan, kepegawaian dan lain-lain.
7. Greetings, fasilitas bertegur sapa dengan teman-teman di tempat lain melalui internet.

Selain daripada itu Portal Telkom juga memungkinkan kepada para pegawai untuk mengirim atau menerima e-mail dengan memasukkan User Id dan Password masing-masing pegawai yang bersangkutan dimana dengan fasilitas ini pegawai dapat mendapatkan informasi tentang :

1) Personal yaitu yang memungkinkan pegawai mengetahui atau mendapatkan slip gaji pegawai yang bersangkutan.

2) Employee Self Service, dengan faslitas ini pegawai dapat membuat Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD), Cuti, Training, Info Rekan, dan lain-lain.

3) Collaboration Center, fasilitas yang memungkinkan para pegawai membuat Nota Dinas, Mail (menerima atau mengirim surat atau artikel atau pernyataan atau komentar-komentar lain) dari satu pegawai ke pegawai lain dimana nantinya akan terjadi saling memberikan informasi pemecahan masalah atau tanggapan-tanggapan yang berkaitan dengan masalah-masalah yang dikemukakan di dalam e-mail, dimana komentar-komentar ataupun tanggapan-tanggapan yang sifatnya memberikan bantuan pemecahan masalah yang relevan dengan masalah yang dikemukakan tersebut akan saling melengkapi untuk dijadikan suatu bukti pendukung yang baik di dalam pengambilan keputusan.

4) TELKOM E-learning, yang memberikan Solusi Belajar Sambil Bekerja kepada setiap pegawai.

E-Learning merupakan suatu jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar kepada siswa dengan menggunakan media Internet, Intranet, atau Jaringan Komputer lain.

Keuntungan menggunakan e-Learning :

– Menghemat waktu proses belajar mengajar.

– Mengurangi biaya perjalanan.

– Menjangkau wilayah geografis yang lebih luas.

– Melatih pembelajar lebih mandiri dalam mendapatkan ilmu pengetahuan.

DIMENSI-DIMENSI KUALITAS LAYANAN ONLINE

Untuk mengevaluasi dan memperbaiki kualitas layanan online, Zeithaml (dalam Swa, 2006 : 35) telah mengidentifikasi tujuh dimensi kualitas layanan online yaitu :

1. Efisiensi, yaitu kemampuan pelanggan untuk mengakses website, mencari produk yang diinginkan dan informasi yang berkaitan dengan produk tersebut, dan meninggalkan situs bersangkutan dengan upaya minimal.
2. Reliabilitas, berkenaan dengan fungionalitas teknis situs bersangkutan, khususnya sejauh mana situs tersebut tersedia dan berfungsi sebagaimana mestinya.
3. Fulfillment, mencakup akurasi janji layanan, ketersediaan stock produk, dan pengiriman produk sesuai dengan waktu yang dijanjikan.
4. Privasi, berupa jaminan bahwa data perilaku berbelanja tidak akan diberikan kepada pihak lain manapun dan bahwa informasi kartu kredit pelanggan terjamin keamanannya.
5. Daya tanggap (responsiveness), merupakan kemampuan layanan online untuk memberikan informasi yang tepat kepada pelanggan sewaktu timbul masalah, memiliki mekanisme untuk menangani pengembalian produk dan menyediakan garansi online.
6. Kompensasi , meliputi pengembalian uang, biaya pengiriman, dan biaya penanganan produk.
7. Kontak (contact), mencerminkan kebutuhan pelanggan untuk bisa berbicara dengan staf layanan pelanggan secara online atau melalui telepon (dan bukan berkomunikasi dengan mesin).

Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa dimensi-dimensi dalam kualitas layanan online dimaksudkan untuk mengetahui kualitas layanan online yang deberikan serta sebagai sarana untuk mengevaluasi serta sekaligus memperbaiki kualitas layanan online yang diberikan.

Membangun kekuatan bisnis dari suatu usaha yang telah dijalankan, tentu akan berhubungan dengan masalah Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki, sebab SDM merupakan kekuatan moral untuk menentukan keberhasilan dari bisnis yang dijalankan. Hal ini dapat dipahami mengingat tanpa adanya kontribusi SDM, mustahil suatu usaha akan berjalan dengan sukses.

Berkaitan dengan masalah peningkatan kualitas SDM, perusahaan senantiasa mengalokasikan beban anggaran yang cukup signifikan. Hal ini dilakukan demi menjaga serta meningkatkan keompetensi SDM yang dimiliki. Terlebih lagi pada saat ini Ilmu Pengetahuan dan Teknologi senantiasa menjadi salah satu barometer untuk mendapatkan pengakuan masyarakat terhadap aktivitas yang dijalankan perusahaan. Sebab masyarakat tidak hanya memandang dari sisi teknologi saja, melainkan untuk pengelolaan serta kualitas SDM pun menjadi perhatian.

Suatu Perusahaan mustahil dapat berjalan dengan baik tanpa adanya dukungan SDM yang mampu menjadi inspirasi bagi kemajuan Perusahaannya. SDM dapat dikatakan sebagai salah satu alat produksi dari Perusahaan dalam menjalankan aktivitasnya sesuai dengan arah usahanya. Hal penting yang tidak bisa dikesampingkan adalah bahwa untuk mendukung kinerja perusahaan secara optimal maka SDM perlu memiliki potensi dan kompetensi yang dapat meningkatkan kinerja perusahaan. Kemudian potensi dan kompetensi yang dimiliki-pun perlu disertai dengan motivasi yang baik. Apabila antara Potensi, Kompetensi dan Motivasi sudah melekat menjadi satu, maka sudah dapat dipastikan bahwa kinerja perusahaan akan meningkat.

Oleh sebab itu atas ketiga elemen tersebut (potensi, kompetensi, motivasi) perlu mendapat perhatian yang serius, hal ini untuk menjaga performansi dan meningkatkan kualitas perusahaan.

Akhirnya kepada SDM itu sendiri patut kiranya menyadari terhadap arah usaha dari perusahaan dimana yang bersangkutan bekerja, hendaknya mengikuti setiap perubahan terutama yang berkaitan dengan masalah persaingan usaha dan teknologi yang terus berkembang. Sehingga antara SDM dan manajemen perusahaan mempunyai kesepahaman dalam melakukan pekerjaan yang menjadi tanggungjawabnya.


sumber

11 Kelemahan yang Kerap Tidak Disadari Admin Jaringan

Ancaman pembobolan ke dalam sistem jaringan tak hanya bersumber dari para peretas, orang dalam alias staf perusahaan itu sendiri pun bisa melakukannya.

Tentu saja hal ini membutuhkan suatu kesigapan dari seorang admin untuk menjaga sistem keamanan jaringan perusahaan agar tidak dijebol.

Berikut 11 hal yang menurut penulis dapat menjadi perhatian khusus bagi para admin agar kehandalan sistem keamanan jaringan perusahaan di mana Anda bekerja tetap terjaga:

1. Mudah tertipu dan terlalu percaya kepada pengguna/user Anda, terutama para staf wanita atau sahabat yang meminta pertolongan.
2. Gedung dan pintu akses masuk/keluar yang tidak aman.
3. Dokumen-dokumen dan disk atau peripheral komputer yang belum dihancurkan atau tidak hancur pada saat sudah dibuang ke tempat sampah dapat dibaca oleh pihak lain.
4. Password yang lemah atau bahkan sistem jaringan tidak menggunakan password sama sekali.
5. Pertahanan jaringan yang kurang kuat karena mungkin tidak ada firewall dan sebagainya.
6. Akses kontrol yang lemah, missing file dan beberapa akses yang tidak seharusnya diberikan kepada user yang tidak perlu.
7. Sistem yang tidak dilakukan patch.
8. Otentikasi dan information disclosure aplikasi web tidak dilakukan sembarangan.
9. Sistem wireless berjalan dengan setting default dan tanpa WEP, WPA atau WPA2, sangat riskan dan mudah untuk dijebol.
10. SNMP melakukan enable jaringan host dalam keadaan default atau hanya menggunakan mode guest untuk komunitasnya sehingga sangat mudah untuk dijebol.
11. Menggunakan firewall, router, remote access dan peralatan dial up dalam keadaan default atau password guest atau menggunakan password yang terlalu mudah, karena ini sebagai jalan masuk hacker ke dalam sistem.

Di bawah ini beberapa port yang sangat sering dilakukan penetrasi (hacking) oleh para peretas dan staf yang nakal untuk mencoba-coba menjebol sistem keamanan jaringan:

* TCP port 20 dan 21 FTP (File Transfer Protocol)
* TCP port 23 Telnet (Terminal Emulation)
* TCP port 25 SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)
* TCP dan UDP port 53 DNS (Domain Name System)
* TCP port 80 dan 443 HTTP dan HTTPs (Hypertext Transfer Protocol)
* TCP port 110 POP3 (Post Office Protocol version 3)
* TCP dan UDP port 135 RPC
* TCP dan UDP port 137 – 139 NetBIOS over TCP/IP
* TCP dan UDP port 161 SNMP (Simple Network Management Protocol)

Demikian, semoga beberapa informasi ini dapat dijadikan referensi bagi kalangan admin jaringan untuk lebih peduli dalam mengamankan sistem jaringan dan komputer mereka.


sumber

Andai Aku Jadi Gayus Tambunan

Sob, udah pada denger kan kalo sekarang ini si Gayus Tambunan udah jadi pembicaraan di negeri ini, Bagaimana tidak, dia yang hanya pegawai pajak biasa namun dapat bertindak korup dengan memakan harta rakyat negeri ini. Dan kemaren waktu si Gayus masih menjalani masa hukumannya, dia masih sempat-sempatnya plesiran ke luar negeri, padahal dia seharusnya di dalam teralis besi. Alangkah lucunya negeri ini, hukuman pun bisa dibeli oleh seorang Gayus Tambunan. Apakah hukum Indonesia jauh lebih buruk ketimbang harga cabai....?

Mungkin kasus Gayus hanyalah kasus kecil yang beruntung terlihat oleh rakyat di negeri ini. Padahal masih banyak kasus sama seperti kasus ini yang mungkin tidak terlihat oleh rakyat Indonesia.

Saking mencuatnya kasus Gayus di Negeri ini, terdapat inisiatif yang begitu bagusnya. Seorang musisi dari Gorontalo, menciptakan sebuah lagu yang menyindir Gayus sekaligus menyindir penegak hukum yang tidak becus mengurus kasus ini.
Yuupss... lagu tersebut berjudul "Andai Aku Jadi Gayus Tambunan", yang diciptakan musisi bernama Bona Paputungan.

Lagu tersebut pertama kali di upload di situs youtube, dan makin hari makin banyak viewernya. Lagunya cukup enak didengerin..(menurut ane lho ya....). Dan momentnya tepat banget. Kalo ane pikir sih, si Bung Bona ini pantasnya diberi penghargaan...haha... karena dia juga peduli terhadap kasus Gayus ini. Lha nyatanya, dia mau menggarap lagu tersebut... Hal ini kayaknya sama seperti demo, namun demo melalui musik. Nyatanya lewat musik semua dapat tersampaikan....(hihi...sok musisi)

Oke, bagi sobat semua yang belum dapet lagunya ni ane kasih link download lagu "Andai Aku Jadi Gayus Tambunan" cipt. Bona Paputungan.

Download disini ya..


Tahun Baru, Semangat Baru, Mimpi Baru


Tahun Baru 2011...Sobat Tahu kan?!!
Ya.. itulah yang sekarang lagi rame dirayain ma orang-orang di sekitar ane, temen ane, tetangga kost, bahkan di seluruh dunia juga turut larut dalam kemeriahan suasana di tahun baru 2011 ini. Namun sayang sekali sob, kali ini ane kgak bisa merayakan tahun baru di kampung halaman, disebabkan ada tugas yang harus diselesaikan..(bilang aja UAS..hehe, --> mahasiswa tulen).

Oke..., tapi dibalik itu semua ane mendapat suatu pelajaran penting dalam hidup ini. Bahwa,Tahun baru tidak harus dirayakan dengan penuh kegembiraan, penuh semangat, penuh tiupan terompet, atau bahkan penuh dengan ledakan kembang api di udara. Namun yang terpenting, dalam menyambut tahun baru ini, kita harus bisa berintropeksi diri, flashback tentang tingkah laku yang jauh dari tuntunan Al Quran dan Haddits..(haha...sok alim).

Ane pun menyadari bahwa di tahun 2010, banyak sekali perbuatan ane yang sebenarnya jauh dari tuntunan Al Quran dan Haddist. Alhasil, di akhir tahun kemarin ane banyak merasa menyesal, perbuatan sia-sia yang tidak ada gunanya untuk dilakukan.... Tapi Ya..Sudahlah...(hehe...kata Mas Bondan feat Fade 2 Black), yang lalu biarlah berlalu...(kalo tuh kata orang bijak, siapa ya @_@).

Tahun baru, semangat baru pastinya, semangat untuk mewujudkan mimpi-mimpi yang belum terlaksana di tahun 2010. Dan membuat mimpi-mimpi baru untuk ke depannya....
Apakah sobat juga mimpi?? ane yakin punya. Bermimpilah sob, jangan takut untuk bermimpi, bermimpilah..maka Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu...(Pesan dari Andrea Hirata tuh...^_^).
Ngomong-ngomong soal mimpi, Ane pernah mengikuti training kepemimpinan nih sob, nah kebetulan si trainer adalah seorang pemimpi juga...(haha...berarti suka tidur donk). Beliau berpesan jangan takut bermimpi,tuliskan mimipi-mimpi mu diatas sebuah kertas, tulislah sebanyak mungkin mimpi yang engkau damba-dambakan, niscaya mimpi tersebut akan terwujud.

Ane bahkan sempat nggak percaya tentang hal itu, apa iya mimpi yang sulit untuk dicapai akan terwujud. tapi keraguan itu pun sirna tatkala beliau menceritakan tentang pengalamannya akan mimpinya... Beliau pernah menulis mimpi-mimpinya di atas sebuah kertas buram, mimpi itu jumlahnya tidak sedikit, bahkan mencapai ratusan. Dari hal yang paling simpel sampai hal yang kurang simpel...(Apa tuh mksudnya, sampai hal yang nggak realistis, maksud ane td gtu...^_^). Tiap hari mimpi-mimpi tersebut selalu di pasang di dinding kamarnya, agar setiap mau tidur dapat membayangkan mimpi-mimpi tersebut...(katanya...hehe).

Waktu terus bergulir dan dengan kehendak Allah, mimpi-mimpi itu pun secara bertahap mulai terwujud...(Subhanallah). Dengan cukup bukti beliau perlihatkan photo-photo tentang keterwujudan mimpi beliau kepada ane dan temen ane waktu mengikuti training dahulu. Ya Allah sungguh besar kuasamu akan garis hidup seseorang..
Itulah orang bijak yang sering bilang, "Manusia hanya bisa berencana, tapi Allah yang menentukan hasil akhirnya. Segala sesuatu yang diberikan kepada kita, itulah yang terbaik bagi kita.. Allah mngetahui apa yang kita butuhkan, bukan yang kita inginkan"

Oke, tidak alasan bagi kita untuk optimis terhadap jalan hidup kita sobat. Marilah sobat, tetapkan langkahmu di jalan Allah, dan bermimpilah semaumu dengan diniatkan ibadah kepada Allah...

Ayo Sobat..sambut Tahun 2011 ini dengan penuh semangat, penuh mimpi, dan penuh kerja keras.
Semoga Allah mengabulkan mimpi kita ke depannya, termasuk ane....hehe...

Kisah "Perahu Nabi Nuh" di Lampulo


Banda Aceh: Pagi itu, becak motor yang membawa dua penumpang melaju santai di ruas jalan menuju tempat pendaratan ikan Lampulo, Kota Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam. Di sisi kiri jalan, puluhan unit kapal ikan bersandar di dermaga kayu pinggir Sungai (Krueng) Aceh yang airnya bewarna kecoklat-coklatan.

Beberapa nelayan yang bertelanjang dada asyik merajut jaring di atas kapal. Tidak ada aktivitas kapal berlayar di Krueng Aceh pada Ahad, 26 Desember 2010.

"Pak, kenapa tidak ada boat berlayar pagi ini, lazimnya aktivitas nelayan yang pulang atau pergi melaut untuk menangkap ikan pada pagi hari seperti di daerah lain," tanya penumpang becak motor yang mengaku dari Jakarta dan tengah mengisi liburan akhir tahun di Banda Aceh.

"Hari ini, para nelayan seluruh Aceh tidak melaut untuk mengenang kembali peristiwa tsunami enam tahun silam," kata Usman, pengemudi becak motor itu.

Mata wisatawan itu tertuju pada sebuah rumah yang di atasnya terdapat seunit perahu tidak beda dengan boat-boat yang bersandar di TPI Lampulo tersebut. "Kapal nelayan yang ada di atas rumah warga itu merupakan salah satu bukti tsunami dan orang-orang menyebutnya sebagai `perahu Nabi Nuh` yang terhempas gelombang laut enam tahun silam," kata Usman.

Saksi enam tahun lalu menyebutkan, 59 warga di atas kapal ikan nelayan yang terhempas ke daratan terselamatkan saat tsunami, 26 Desember 2004. Dan kisah para korban tsunami itu tertuang dalam sebuah buku saku yang ditulis oleh 10 dari 59 orang yang menjadi penumpang perahu nelayan tersebut, enam tahun silam. Buku saku itu berjudul Mereka Bersaksi.

Abasiah, salah seorang korban selamat, mengisahkan, saat tsunami menjangkau permukimannya di Lampulo dengan ketinggian lebih dari satu meter, tiba-tiba perahu nelayan itu muncul di hadapannya. "Waktu itu, kami sekeluarga yang masih berada di dalam rumah langsung ke luar, dan tanpa pikir panjang memanjat kapal yang sudah berada di hadapan kami," katanya.

Karena air laut yang mencapai daratan terus meninggi, sebagian warga keluar melalui atas rumah untuk mencapai kapal nelayan itu. "Itu kapal bersejarah dan telah banyak warga terselamatkan dari tsunami," kata Abasiah.

Abasiah, warga Lampulo yang rumahnya berdekatan dengan TPI itu menceritakan awal "perahu Nabi Nuh" tersebut bertengger di atas atap rumah permanen miliknya. "Awalnya, saya mengira perahu itu sengaja didatangkan untuk menyelamatkan orang-orang dari amukan air laut menerjang permukiman penduduk," katanya.

Di dalam rumah permanen yang kini masih bersemayam "perahu Nabi Nuh" itu, Abasiah tidak sendiri ketika tsunami sebab ada anak-anaknya yaitu Agin, Ghazi, Thoriq, Zalfa, dan seorang putri angkatnya, Yanti.

"Dari jendela lantai atas, saya melihat banyak boat ikan yang hanyut di depan rumah dengan kecepatan tinggi, seperti mobil-mobilan yang ditarik mundur lalu dilepaskan," ujar Abasiah.

Abasiah mengisahkan, saat itu mereka yang berada di lantai dua bangunan rumahnya, terus berdoa dan berzikir seraya saling meminta maaf karena "akan berakhirnya sebuah kehidupan". "Waktu itu tidak ada tangis, tapi wajah-wajah ketakutan sambil terus berdoa dan berzikir berharap hanya ada pertolongan dari Allah, jika memang kami masih diberi kesempatan untuk hidup," katanya.

Setelah semuanya berada di atas "perahu Nabi Nuh" itu, Abasiah dan orang-orang lainnya terus mengaji, berdoa, berzikir kepada Allah, selain menyaksikan kehancuran akibat diamuk tsunami, 26 Desember 2004. "Kami melihat kapal cepat yang membawa penumpang Pulau Sabang-Banda Aceh tidak bisa berlabuh dan helikopter terbang di atas," katanya.

Saksi peristiwa tsunami lain, Samsuddin Mahmud, mengaku bahwa ia dan beberapa orang tetangga merupakan rombongan pertama yang naik ke atas "perahu Nabi Nuh" itu. "Awalnya kami mengira bahwa perahu ini sengaja didatangkan oleh `malaikat` untuk menyelamatkan orang-orang," kisahnya.

Sebelum menaiki perahu itu, Samsuddin yang sudah berada di lantai dua rumah tetangganya mengaku ketinggian di lantai tersebut lebih satu meter dan bewarna hitam pekat. "Ketika saya sudah berada di lantai dua rumah milik tetangga, air sudah sebahu. Kemudian, tiba-tiba terlihat perahu itu dan kami langsung berebut menaikinya," katanya.

Kisah korban selamat lainnya, Erlina Mariana Rosada Sari, mengisahkan bahwa sewaktu dalam boat tersebut, sempat gelombang laut silih berganti menerjang daratan dan dalam waktu bersamaan guncangan gempa masih terasa. "Orang-orang di dalam perahu ini terus mengumandangkan azan dan berdoa. Hanya doa dan zikir yang bisa kami lakukan saat tsunami itu," katanya.

Erlina menyatakan, dari atas perahu itu menyaksikan rumahnya luluh-lantak dan daratan tanpa bekas karena sudah dipenuhi air keruh. Ibarat hamparan lautan yang luas.

"Perahu Nabi Nuh" yang tidak lagi berlayar dan tetap tegak bersandar di atas atap rumah Abasiah di gampong Lampulo. Bahkan, tidak bertuan. Kini, tempat itu dijadikan sebagai salah satu aset wisata peninggalan tsunami.

"Perahu itu menjadi salah satu objek wisata yang memiliki makna sebagai peringatan Allah, karena dengan melihat ini orang bisa berpikir tentang kekuasaan Sang Maha Pencipta yang tiada tara," kata Wakil Walikota Banda Aceh Illiza Sa`aduddin Djamal.

"Rumah boat" atau "Perahu Nabi Nuh" yang berjarak sekitar dua kilometer dari pusat Kota Banda Aceh itu saat ini menjadi objek wisata yang menarik bagi wisatawan. Tidak hanya warga nusantara, tapi juga turis asing. Selain menyaksikan bukti fisik, para wisatawan juga bisa mendengarkan kisah-kisah unik dan ajaib dari peristiwa tsunami enam tahun silam dari korban selamat di "Rumoh Boat" atau "Perahu Nabi Nuh" itu.

Keusyik (Kades) Gampong Lampulo Alta Zaini mengatakan, warganya sudah siap menerima wisatawan yang akan berkunjung ke situs tsunami tersebut. "Perahu Nabi Nuh" yang kini bersemayam di lantai dua rumah Abasiah itu memiliki sekitar 18 meter, berkonstruksi kayu, dan kini telah dibangun tangga untuk mencapai bagian dalam boat tersebut.

sumber

PLTN = REVOLUSI KEBIASAAN INDONESIA

Rencana pembangunan PLTN di Indonesia sebagai solusi krisis energi belakangan ini menuai protes yang tidak sedikit. PLTN yang muncul sebagai dewa penyelamat bertabir “listrik mudah, aman, dan ramah lingkungan”, tampaknya tidak mudah menghapus deretan daftar dosa nuklir yang sudah mendarah daging di Indonesia. Benarkah Indonesia membutuhkan PLTN sebagai solusi krisis energi berkepanjangan di negeri ini? Rencana pembangunan PLTN pada 2016 yang harus mundur sampai tahun 2020 sudah cukup memperlihatkan betapa Negara kita belum siap menyongsong “dewa penyelamat” energi ini. Hal ini cukup beralasan, karena PLTN tidak bisa dibangun di tempat yang rawan gempa. Hal ini ditakutkan bisa mengakibatkan kerusakan pada komponen vital reaktor yang bisa berakibat fatal. PLTN diagung-agungkan sebagai pembangkit listrik yang murah. Biaya bahan bakar yang diklaim lebih murah, serta biaya operasional yang lebih sedikit dari pembangkit listrik lainnya dianggap sebagai daya tarik utamanya (Indonesia sangat tahu hal ini benar, karena pemerintah umumnya cenderung “pelit” dalam hal memberi dana untuk sesuatu yang penting). Ditambah lagi PLTN adalah salah satu pembangkit listrik yang eco-friendly. Minimnya emisi karbon dan minimnya radiasi (tentunya jika semua prosedur dipatuhi) membuatnya pantas dibangun demi alas an lingkungan hidup yang kini sudah saatnya diberi perhatikan lebih.

Hal yang harus diperhatikan adalah masalah kecelakaan. Kejadian di Chernobyl, Ukraina, sudah cukup untuk menjadi teladan bagi bangsa lain yang ingin membangun PLTN (walaupun sebenarnya hal ini sidebabkan murni human error dan tidak dipatuhinya standar keamanan dengan tidak membangun containment bulding/bangunan penahan). Hal inilah yang mengakibatkan kecelakaan reaktor sebagai masalah yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Resiko radiasi sinar gamma yang beresiko mengakibatkan kanker dan mutasi genetik adalah mimpi buruk bagi setiap orang yang pernah menyaksikannya. Hal yang paling ditakutkan adalah bahwa teknologi ini harus dikerjakan oleh bangsa Indonesia (yang tidak perlu lagi diragukan kelalaiannya). Jangankan PLTN yangmerupakan teknologi termutakhir dalam bidang energi, pembangkit listrik tenaga bahan bakar saja sudah “kelimpungan” di sana-sini jika ada kerusakan, pake nyalahin orang lain lagi. Rencana merekrut ahli dari luar negeri semakin menunjukkan ketergantungan bangsa ini dengan negara luar. Saya rasa hal ini sah-sah saja, selama masih memberikan hasil yang baik yang baik dan tidak merugikan bangsa kita. Jika pemerintah tetap “ngotot” ingin membangun PLTN, maka negara ini harus siap-siap mengalami revolusi kebiasaan besar-besaran pada kebiasaan bangsa ini yang suka “sembrono”. Pemerintah dan BATAN harus bisa memberikan rasa aman bagi penduduk di sekitar PLTN. Penelitian lebih lanjut dan lebih intensif dalam cara mengolah limbah nuklir dan pada proses decomissioning harus dilakukan. Tidak mungkin kita harus menunggu selama 60 tahun (dengan teknologi termutakhir untuk mempercepat limbah nuklir meluruh) untuk menunggu limbah nuklir aman bagi lingkungan. Seharusnya, pemerintah lebih menggalakkan penelitian terhadap sumber energy terbaharui. Bukankah sumber energi terbaharui lebih aman dan ramah lingkungan?
Bukankah sumber energi ini lebih murah? Bukankah potensi energi terbaharui sebagai sumber pendapatan yang menguntungkan setiap orang lebih besar? Memang sumber energi terbaharui tidak menghasilkan daya yang tidak sebanding dengan nuklir, tapi tetap saja manusia sangat membutuhkan rasa aman yang sudah merupakan hak dasar setiap orang.
Jika manusia disuruh memilih antara hidup berkecukupan dengan rasa aman, pastilah setiap orang yang normal akan memilih rasa aman (bukankah jika ada bencana alam semua orang lebih dahulu menelamatkan diri, bukan hartanya?). Untuk itu, jika pemerintah ingin membangun PLTN, sebaiknya dipikirkan lebih lanjut dan lebih mendalam, apa baik dan buruknya. Pemerintah dan para ahli nuklir harus mau bekerja keras dan tidak main-main karena hal ini mempertaruhkan nasib khalayak ramai.
Semoga BATAN tetap menaati visi mereka, menciptakan teknologi nuklir
berkeselamatan handal.

PLTN, TEKNOLOGI PROSPEKTIF UNTUK MASA DEPAN

Stigma bahwa nuklir merupakan senjata pemusnah massal sudah melekat pada pemikiran mayoritas masyarakat Indonesia. Nuklir hanya dianggap sebatas bom dan peralatan perang yang memiliki daya ledak sangat besar sehingga orang-orang merasa
takut karenanya. Propaganda melalui media cetak maupun elektronik yang hanya mengekspos bahaya nuklir menimbulkan paradigma sepihak, akibatnya masyarakat menjadi terprovokasi dan menolak pengembangan teknologi nuklir di Indonesia. Hal ini pada dasarnya disebabkan oleh kekurangtahuan mereka tentang teknologi nuklir. Minimnya sosialisasi serta rasa trauma akan peristiwa Chernobyl menimbulkan bayang-bayang gelap di benak masyarakat. Kita harus membuka mata bahwa sebenarnya nuklir juga bisa menjadi jawaban atas krisis energi yang terjadi di bumi. Hanya energi nuklir yang menawarkan solusi efektif guna memerangi keterbatasan energi yang kita miliki. Energi nuklir tidak memancarkan gas rumah kaca sehingga tidak merusak atmosfer. Salah satu pengembangannya dapat kita aplikasikan dengan membangun PLTN.

Teknologi PLTN sangat ramah lingkungan karena tidak menghasilkan karbon dioksida, sulfur dioksida, dan nitrogen oksida. PLTN pun bebas emisi karbon sehingga dapat membantu mengurangi pemanasan global. PLTN juga menghasilkan limbah, namun diproses dengan baik dan tidak dibuang ke lingkungan. Adapun limbah PLTN terbagi menjadi 2, yaitu limbah tingkat tinggi dan limbah tingkat rendah. Limbah tingkat tinggi dapat digunakan kembali untuk bahan bakar PLTN sehingga mampu membangkitkan listrik. Memang biaya untuk infrastrukturnya besar, namun hasilnya nanti dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat. Dengan PLTN, listrik bisa lebih murah. Walau demikian, sangat disayangkan bahwa pembangunan PLTN di Indonesia seringkali mengalami beberapa kendala. Salah satu faktornya disebabkan karena isu-isu yang berkembang di kalangan masyarakat luas sehingga mereka tidak menyetujui pembangunan PLTN. Adapun penentangan ini salah satunya berakar dari budaya korupsi di Indonesia yang sudah merajalela. Bayangkan apabila terjadi korupsi bahan bangunan dalam pembangunan PLTN (seharusnya menggunakan baja dengan kualitas terbaik, namun dibelikan baja dengan kualitas biasa saja), pastilah akan menimbulkan bencana yang sangat besar bagi manusia dan lingkungan. Selain itu, masyarakat juga masih khawatir akan terjadinya radiasi. Meskipun beton dengan tebal satu setengah meter mengelilingi seluruh sisi bangunan, namun hal tersebut tidak menutup kemungkinan untuk terjadinya kebocoran. Bahkan lubang yang sangat kecil sekalipun dapat berakibat fatal. Oleh sebab itu, untuk mengantisipasi isu-isu yang tumbuh berkembang di masyarakat, dibutuhkan kerja sama yang baik dan hubungan yang terbuka antara pemerintah dan masyarakat. Pemerintah harus memberikan anggaran yang transparan kepada publik, sehingga publik dapat ikut serta memantau dan mengawasi kerja pemerintah setiap saat. Masyarakat juga diharapkan dapat mendukung dan memberikan kepercayaan pada pemerintah, sebagai wakil rakyat, untuk dapat mengelola rumah tangga negara ini dengan baik. Memang bukan tidak mungkin kalau suatu saat nanti akan timbul dampakdampak negatif dari PLTN, namun perlu digaris bawahi bahwa setiap kecelakaan, radiasi, atau hal membahayakan lainnya hanya akan terjadi apabila terdapat kesalahan manusia (human error). Maka dari itu sangat diperlukan pengawasan yang ketat selama 24 jam, baik dalam proses pembangunan maupun pengoperasian PLTN.
Dalam pengelolaannya, keselamatan harus menjadi prioritas paling utama. Untuk itu, PLTN harus dibangun pada lahan yang stabil, yang terhindar atau terbebas dari fenomena-fenomana alam yang mengancam, seperti gempa bumi, vulkanologi, tsunami, dsb. Pembangunannya harus jauh dari tempat pemukiman penduduk, misalnya di luar Pulau Jawa. Tempat-tempat yang dapat membahayakan keberadaan PLTN juga harus dihindari, seperti bandara, gedung amunisi militer, dll. Selain itu, PLTN harus dibangun di lokasi yang mampu memasok cadangan listrik yang cukup guna memperlancar pengoperasiannya, serta diperlukan adanya peraturan, pengawasan, serta kedisiplinan tinggi dari semua pihak yang terlibat. Operator dan pengawas harus terdiri dari orang-orang yang berdedikasi dan berkompeten. Teknologi yang digunakan pun harus teknologi yang sudah teruji dengan system pertahanan berlapis. Karenanya, pemerintah harus memberi gaji yang memadai untuk para pekerja PLTN, sebab demi pekerjaan ini mereka harus menanggung resiko yang besar.
Mengingat begitu signifikannya perkembangan teknologi ke depan, kita tidak mungkin meninggalkan dan melupakan teknologi nuklir begitu saja. Selain menjadi solusi bagi krisis energi, teknologi nuklir pun dapat mengatasi krisis yang lain, seperti krisis air bersih yang diperlukan untuk konsumsi manusia dan irigasi. Nuklir dapat menjadi jawaban untuk krisis nasional jangka panjang, juga sangat membantu kelangsungan hidup manusia karena dapat diaplikasikan dalam berbagai bidang kehidupan, seperti kedokteran, pertanian, peternakan, hidrologi, industri, dan pangan. “Janganlah takut terhadap sesuatu yang belum diketahui. Dengan ilmu, sesuatu yang berbahaya bisa menjadi aman” merupakan kutipan dari sebuah cover buku yang layak kita tanamkan dalam pikiran kita. Suatu saat nanti, ketika bangsa kita sudah berhasil memajukan teknologi nuklir, kita dapat membagikan pengetahuan tersebut kepada negara-negara lain sehingga kita dapat turut menciptakan perdamaian dunia melalui sains.

Nuklir Tidak Ramah Tapi Kita Membutuhkannya

Proyek Manhattan yang disponsori pemerintah Amerika Serikat pada tahun 1930-an telah menjadikan ilmu pengetahuan tentang reaksi nuklir sebagai sebuah senjata yang mengerikan dengan dalih menciptakan perdamaian untuk menciptakan tatanan dunia baru. Dengan alasan mengakhiri Perang Dunia Ke-2, dua kota di Jepang menjadi saksi dahsyatnya efek yang ditimbulkan oleh bom nuklir tersebut. Sebagai catatan, sampai saat ini hanya Amerika Serikat saja yang pernah menggunakan senjata nuklir pada pertempuran sebenarnya. Mungkin sejak saat itu masyarakat dunia mempunyai sudut pandang lain yang tidak bijak mengenai nuklir, walaupun menurut perhitungan sebenarnya bom nuklir tidak seberapa mengerikan jika dibandingkan dengan bom hidrogen. Ditambah lagi dengan kejadian-kejadian lain seperti insiden yang terjadi di Chernobyl, Rusia, dimana ratusan orang tewas dan jutaan lainnya mengungsi dikarenakan ledakan di instalasi pembangkit listrik tenaga nuklir tersebut. Film-film
Holywood juga memperparah persepsi keliru tersebut dengan seringnya menempatkan nuklir sebagai bagian dari tokoh antagonis yang ingin merusak tatanan dunia.

Pemanfaatan teknologi nuklir sebagai sumber energi telah lama dilakukan di negara-negara maju seperti AS, Perancis, Jepang, atau negara yang mempunyai kepentingan politis seperti India, Pakistan, dan Iran. Secara ekonomis, sumber energi radioaktif ini lebih murah dibandingkan bahan bakar fosil yang dimungkinkan tidak akan bertahan dalam waktu seratus tahun lagi. Cadangan zat radioaktif, salah satunya uranium, di dunia ini bila dikonversi ke satuan energi secara matematis jauh lebih besar jika dibandingkan dengan cadangan bahan bakar fosil yang ada. Sehingga bisa memberikan waktu yang lebih dari cukup kepada umat manusia untuk mencari sumber energi alternatif lainnya jika suatu saat energi nuklir juga habis. Sebenarnya penggunaan elemen nuklir tidak jauh dari kehidupan kita sehari-hari dan memberikan manfaat yang tidak sedikit. Selain sebagai sumber energi, zat radioaktif tersebut juga digunakan dalam berbagai bidang misalnya aplikasi MRI dalam bidang kesehatan, rekayasa genetik bibit dalam pertanian hingga dalam pengetahuan eksplorasi luar angkasa.
Indonesia, terutama pulau jawa sebagai nadi perekonomian bangsa dalam beberapa tahun kedepan akan mengalami defisit energi yang semakin parah jika tidak segera ditanggulangi. Peningkatan kebutuhan listrik untuk sektor rumah tangga dan industri tidak sejalan dengan tingkat pertumbuhan pembangkit listrik nasional. Hal tersebut jika dibiarkan akan mengakibatkan kemunduran ekonomi secara agregat dan kekacauan sosial akibat semakin seringnya pemadaman bergilir. Oleh karena itu untuk menanggulangi hal tersebut, pemerintah menggulirkan rencana pembangunan PLTN pertama di Muria.
Pada dasarnya Indonesia mempunyai sumberdaya manusia dan alam yang lebih dari cukup untuk membangun dan mengoperasikan instalasi energi nuklir, bahkan diperkirakan cadangan tambang uranium Indonesia bisa dimanfaatkan hingga ratusan tahun. Diharapkan dengan energi yang relatif murah ini, tercipta multiplier effect sehingga kesejahteraan bangsa bisa terangkat dan kompetensi di dunia Internasional semakin meningkat. Secara garis besar, masyarakat Indonesia terutama kalangan industri antusias dan menyambut baik dengan rencana pemerintah untuk mendirikan pembangkit tenaga nuklir karena secara tidak langsung akan meningkatkan perekonomian bangsa dan menciptakan jutaan lapangan kerja baru selama beberapa dekade ke depan. Kedepannya, pembangunan PLTN di luar jawa juga akan memberikan kontribusi positif terhadap sosial ekonomi dan pertahanan Indonesia secara keseluruhan.
Selama ini riset dan pemanfaatan sumber nuklir di Indonesia belum mencapai taraf pemanfaatan secara massal dikarenakan tarik ulur politik Indonesia di dunia internasional yang tidak menginginkan dominasi negara maju terhadap nuklir tergoyahkan. Untuk di dalam negeri sendiri, kendala terjadi karena belum adanya sosialisasi yang tepat tentang tentang nuklir tersebut. Sebagian kecil masyarakat cenderung antipati dikarenakan belum paham betul tentang isu tersebut. Disinilah tugas pemerintah untuk memberikan gambaran obyektif tentang apa yang sebenarnya terjadi seperti yang diuraikan diatas.
Memang energi nuklir bukannya tanpa risiko. Dalam pengoperasiannya, standar operasi dan prosedur harus dilaksanakan. Pemeliharaan dan evaluasi setiap saat merupakan kewajiban yang tidak dapat ditawar. Sebagai contoh, insiden yang terjadi di Chernobyl pada tahun 1980an di curigai akibat kelalaian manusia yang berujung maut. Belum lagi sampah nuklir sebagai residu dari reaksi berantai, bisa menimbulkan pencemaran radioaktif jika tidak diolah dan dikemas dengan sempurna. Sampah tersebut
cenderung tidak bisa didaur ulang. Sebagai catatan, radiasi mematikan dari sampah tersebut tidak akan hilang dalam waktu ratusan tahun. Dari sisi kesehatan, banyak kasus terjadi bahwa pekerja di PLTN mengalami keracunan radioaktif akibat terpapar radiasi dalam waktu relatif lama saat bekerja di instalasi nuklir. Pada dasarnya tidak ada benda yang bisa mengisolasi radiasi nuklir dengan sempurna, termasuk timbal. Oleh karena itu semakin sedikit kontak fisik langsung manusia dengan nuklir, maka semakin baik. Faktor geologi juga berperan penting dalam pendirian sebuah instalasi energi nuklir.
Atas dasar itu juga pemerintah berencana memilih daerah Muria sebagai tempat pertama
untuk membangun instalasi karena tempat tersebut kondisi geologinya relatif stabil dan jauh dari akses sebagian besar penduduk untuk mengeliminasi kemungkinan yang
timbul. Suatu saat nanti dengan semakin banyaknya PLTN yang dibuat di Indonesia,
saya berharap ketimpangan sosial antara pulau-pulau akan berkurang dan bangsa Indonesia bisa menatap masa depan dengan lebih cerah dan sejajar dengan negara maju
lainnya. Amin

Nuklir sebagai Solusi Bergengsi

A. Isu Proyek Pembangunan PLTN
Tenaga Nuklir kian ramai dibicarakan dalam setiap pertemuan-pertemuan penting di berbagai belahan dunia. Indonesia pun turut andil dalam pengembangannya. Bila dilihat dari sejarah dan pengalaman bangsa Indonesia, sebenarnya nuklir bukanlah barang baru bagi Indonesia. Terbukti pada tahun 50-an Presiden pertama Indonesia Soekarno sudah mulai mewujudkan visi tentang energi nuklir, dengan harapan Indonesia akan diakui oleh dunia internasional di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Alasan utama Indonesia dalam pengembangan PLTN adalah kebutuhan energi yang besar oleh masyarakat Indonesia dengan populasi penduduk yang sangat padat.
Banyak masyarakat Indonesia yang menentang pembangunan PLTN karena dianggap hanya akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan dan lingkungan. Setiap permasalahan memiliki solusi, sikap optimistis perlu diterapkan untuk proyek besar seperti ini. Para peneliti yang bekerja pada BATAN (Badan Peneliti Atom Nasional) melalui sarana dan fasilitas yang ada melakukan riset teknologi nuklir untuk pengembangan industri nuklir seperti teknologi reaktor dan keselamatan nuklir dengan menggunakan reaktor riset berdaya 30 MWth, fabrikasi bahan bakar nuklir, pengelolaan limbah radioaktif, keselamatan radiasi dan lingkungan dilakukan dalam rangka persiapan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN).
Adapun dasar pertimbangan pemanfaatan energi nuklir untuk pembangkit listrik yang lebih jelas dan tegas, tercantum pada Undang-undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Nasional Jangka Panjang. Cukup jelas keseriusan pemerintah dalam perencanaan pembangunan PLTN maka masyarakat tidak perlu merasa takut berlebih karena pastinya para peniliti berpikir panjang mengenai pengelolaan limbah nuklir.
B. Pemanfaat Tenaga Nuklir
Tenaga nuklir diharapkan bisa menjadi sumber energi masa depan Indonesia. Karena tenaga nuklir memiliki manfaat yang sangat banyak. Dengan adanya tenaga nuklir, diyakini bisa menambah pasokan listrik di Indonesia, terutama di pulau padat penduduk seperti yang ada di pulau Jawa. Selain itu diharapkan masyarakat Indonesia
tidak memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap petroleum, dengan demikian Indonesia dapat memproduksi minyak bumi lebih banyak. Selain itu, emisi gas dapat berkurang.
Tenaga nuklir juga dimanfaatkan pada bidang-bidang lainnya seperti bidang pertanian, peternakan, hidrologi, industri, kesehatan, penggunaan zat radioaktif dan sinar-X untuk radiografi, logging, gauging, analisa bahan, kaos lampu, perunut (tracer) dan lain-lain. Dalam bidang penelitian terutama banyak dilakukan oleh BATAN mulai dari skala kecil sampai dengan skala besar. Pemanfaatan dalam bidang kesehatan dapat dilihat seperti untuk diagnosa, kedokteran nuklir, penggunaan untuk terapi dimana radiasi digunakan untuk membunuh sel-sel kanker.
C. PLTN butuh lokasi yang tepat
Salah satu hal penting dalam perencanaan adalah lokasi pembangunan. Ada beberapa hal yang dikhawatirkan, yakni secara geografis cukup banyak wilayah Indonesia yang berada di atas patahan-patahan tektonik yang rentan akan gempa bumi. Sehingga lokasi yang tepat adalah lokasi yang tidak rawan terhadap gempa bumi. Badan Peneliti Atom Nasional telah meneliti sejumlah wilayah di pulau Jawa yang kira-kira tepat untuk proyek pembangunan PLTN, dan berita terakhir menyebutkan bahwa Semenanjung Muria adalah lokasi yang dituju. Pihak BATAN berpendapat, wilayah Jepara dinilai aman dari patahan-patahan tektonik yang menyebabkan gempa, dan juga letak geografisnya yang di ujung pantai juga strategis dalam mendukung teknologi pendingin sisi nuklir yang akan menggunakan air laut.
Namun sepertinya hal itu kurang tepat mengingat populasi penduduk yang padat di pulau Jawa dan dipastikan lokasi pembangunan tidak jauh dari pemukiman penduduk, kita pun perlu mengingat limbah nuklir yang sangat berbahaya. Di samping itu pembangunan PLTN berarti membuka lapangan kerja baru yang mendorong masyarakat berbondong-bondong pergi ke pulau Jawa dan akan menambah kepadatan penduduk. Sehingga program transmigrasi pemerintah akan terhambat. Hal penting lainnya adalah, kondisi tanah Jawa sangat subur untuk pertanian dan masih produktif. Rasanya kurang bijaksana apabila harus mengorbankan sisi produktifitasnya. Lokasi yang cukup tepat adalah seperti lokasi reaktor nuklir di Gorontalo, karena menurut penelitian lahannya sudah tidak produktif lagi dan jauh dari pemukiman penduduk.
D. Indonesia Telah siap
Menurut BATAN, diantara negara-negara berkembang dan pendatang baru di bidang pemanfaatan energi nuklir untuk pembangkit listrik, Indonesia dinilai yang paling maju terutama dari kesiapan SDM dan infrastruktur, termasuk dalam aspek safeguards. Amerika Serikat dan Rusia pun telah menandatangani perjanjian kerjasama dengan Indonesia dalam proyek pembangunan reaktor nuklir, hal ini menunjukkan kepercayaan mereka terhadap potensi nuklir yang dimiliki Indonesia.
Kini hanya tinggal menunggu kesiapan masyarakat Indonesia. Oleh karenanya, Pemerintah dan peneliti harus segera melakukan publikasi dan sosialisasi mengenai pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir. Karena masyarakat Indonesia masih kurang akan pengetahuan tenaga nuklir. Diharapkan agar masyarakat dapat melihat berbagai macam perspektif dan dapat berpikir kritis untuk kepentingan bersama.
Situasi berubah cepat mengikuti alur waktu. Masyarakat Indonesia harus jeli melihat kemajuan teknologi yang dan berpikir terbuka terhadap hal-hal baru namun tetap selektif.