Mengenal Spring Roo

Ikatlah ilmu dengan menuliskannya mempostingnya, biar kalau sewaktu-waktu lupa bisa melihat blog sendiri. :D

Ada yang sudah tahu Spring Roo? Bagi anda yang sudah malang melintang di dunia pemrograman terutama di bahasa Java pastinya sudah tahu. Kalau belum tahu, baiknya anda cari tahu di google (Laah, ini barusan juga nyari di google ketemu blog ini).hehe...

Disini saya akan menjelaskan sedikit tentang Spring Roo dan cara install Spring Roo. Artikel ini pas buat yang baru belajar Spring Roo, sama seperti saya juga baru belajar membuat project Spring Roo.hehe...

Spring Roo adalah sebuah tool pengembangan aplikasi generasi lanjut secara cepat yang berbasiskan open source untuk developer java. Spring Roo memungkinkan developer untuk membangun best-practice, high-quality, lock-in-free enterprise applications dalam beberapa menit saja (sebuah pekerjaan pengembangan aplikasi yang dikerjakan selama berminggu-minggu dapat dilakukan hanya dalam beberapa hari saja).

Sekedar informasi kalau kata Roo diambil dari kata Kanga"roo" (English) / Kanggu"roo" dalam bahasa Indonesia.

Arsitektur Spring Roo

Project yang dibuat dengan Spring Roo merupakan standar Java enterprise applications menggunakan Spring Framework. Ini artinya anda akan menemukan semua tipe artifak seperti Java source files, XML configuration files, properties files dan view artifacts seperti jspx files di dalam project anda.

Selain konfigurasi otomatis Maven dalam membangun artifacts, logging dan dependency injection, Roo juga memungkinkan Anda untuk menghubungkan atau dengan mudah membuat database backend baru. Hal tersebut dapat dilakukan dengan otomatis mengkonfigurasi Spring application context untuk database anda dan object relational mapping (ORM) tool melalui standar Java Persistence API (JPA). Manajemen transaksi juga dikonfigurasi secara out of the box. Selain itu,dapat mengatur JUnit integration tests, Web front-ends dan project layers yang lainnya.


Pendekatan Unik dari Spring Roo

Salah satu manfaat utama menggunakan Spring Roo adalah integrasi yang mendalam dari fitur AspectJ inter-type declaration (ITD). Hal ini memungkinkan Roo untuk secara otomatis menghasilkan dan memelihara boiler-plate code seperti metode getter dan setter dalam sebuah unit kompilasi yang berbeda ( .aj file). File AspectJ ITD disimpan secara terpisah dari kode java normal yang akan anda tulis sebagai developer sehingga Roo dapat mempertahankan siklus hidup file dan content sepenuhnya independen atau terbebas dari apa pun yang anda lakukan untuk file java. File java anda tidak perlu melakukan sesuatu yang tidak wajar seperti referensi generated ITD file dan seluruh proses benar-benar transparan.

Instalasi Spring Roo

Untuk memulai instal Spring Roo, install terlebih dahulu mavennya. Tutorial untuk install maven dapat dicari di mbah google.hehe...
lanjut install Spring Roo, silakan download dulu dari link ini pilih yang "Just take me to the download page".

Versi terakhir saat saya tulis artikel ini adalah versi spring-roo-1.2.3. Setelah download, unzip terlebih dahulu dan letakkan di direktori yang anda pilih (kalau saya di direktori C:\) terus setting PATH ke folder "bin" dalam folder Roo.


Kini, anda sudah bisa memulai membuat project dengan Spring Roo. Membuat project Spring Roo dapat dilakukan di command line atau di Roo Shell pada IDE. Untuk yang pemula saya sarankan dengan menggunakan command line, karena menurut saya lebih mudah.

Setelah artikel ini akan saya posting juga cara membuat project sederhana dengan Spring Roo.